Selasa, 20 Maret 2012

Allah mengasihi umatNya



ALLAH MENGASIHI UMATNYA

YEREMIA 31:31-34
Oleh : GI. Tommey Rezeky Padang, S.Th

            Setiap insan yang hidup didunia ini mengalami dua sisi kehidupan yang terkadang silih berganti yaitu suka-duka, tawa-menangis, susah –senang, terikat-bebas, hidup - mati dan yang semacamnya. Baik atau buruknya suatu kehidupan ini bukan ditentukan oleh sesuatu itu, melainkan ditentukan oleh bagaimana kita memandang dan menyikapinya. Demikianlah setiap langkah dalam hidup kita. Setiap langkah dalam hidup kita akan terasa lebih”ringan”,”indah” dan yang menjadi suatu produktif apa bila kita menghayati sebagai ANUGRAH TUHAN. Ciri khas dan hakikat orang kristen adalah pertobatan dan pengampun dalam segala hal dan keadaaan, peristiwa dan situasi; setiap langkah adalah Anugrah.
Penjelasan teks dan Aplikasi
            Saudara-saudari yang dikasihi  Nabi dalam PL merupakan juru bicara Tuhan, tugasnya menyampaikan firman Tuhan; teguran, peringatan hingga ancaman jika bangsa pilihan tidak setia dan taat pada firman-Nya, juga berita berkat jika ada pertobatan dst. Sebab Allah dalam PL juga dapat merubah keputusannya, jika penguasa atau rakyat bertobat, sehingga hukuman diubahkan menjadi berkat. Jadi peringatan hingga ancaman Tuhan, berisi kasih sayang dan ketegasan, agar ada pertobatan. Sasaran pemberitaan firman memiliki status yang sama, seperti penguasa, imam atau rakyat biasa. Dalam Firman Tuhan ini kita boleh melihat pada ayat 31 ”, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda”, perjanjian baru dalam pemahaman dalam konteks ini berbicara soal karya akan penyelamatan bagi umatNya sekaligus unutk mempersatukan umat Allah dari konflik-konflik yang terjadi pada masa itu. Perjanjian yang dimaksudkan dalam nats ini menggambaran tentang kepedulian Allah akan masa depan umatNya
            Saudara-saudara kalau kita melihat kembali kebalakang dalam perjalan bangsa ini  banyak peristiwa-peristiwa di lakukan pada masa itu, dan yang ironisnya mereka tidak patuh terhadap taurat Tuhan, dan dalam sisi lain Yeremia juga  mereka hadapi secara frontal dengan ancaman-ancaman. Sebab lapisan pegawai, imam dan masyarakat sama-sama menolak firman Tuhan yang disampakan Yeremia. Kepentingan, konsep teologis yang sempit, eksklusivitas politis dan budaya, telah membutakan hati dan iman mereka menerima firman Tuhan. Itulah sebanya Allah tidak ingin umatNya tercerai berai.
            Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus dalam ayat berikutnya lebih jelas kita boleh melihat...  demikianlah firman TUHAN: “Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku”.  Firman Allah yang beraroma bentuk dari ketegasan itu adalah bahwa Allah ingin benar-benar memberikan keselamatan dan pengampunan bagi umuatnnya. Allah secara transparan memberikan perjanjian baru terhadap umatNya, sekalipun mereka telah ternoda oleh dosa-dosa yang menjadi tabiat lama bangsa itu. Allah tidak tinggal diam dalam segenap hidup bangsaNya terlarut dalam kekelaman.
            Saudara-saudari... Tuhan memberikan mereka ”hukum taurat” sebagai norma-norma yang akan membentuk mereka sebagai umat yang kudus, yang sekaligus dapat dicontoh bangsa-bangsa lain,  Allah memulihkan penderitaan menjadi sukacita inilah yang disebut dua sisi dalam kehidupan, penderitan menjadi sukacita.
            Saudara-saudara yang terkasih dalam nats ini kita melihat lagi dikatakan  “sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka." Pembuangan adalah sebagai konsekuensi pelanggaran dan penyelewengan bangsa Israel atas perintah Tuhan. Maka pemulihan bangsa Israel dengan kembalinya mereka dari pembuangan adalah tindakan kasih karunia Allah kepada umatNya. Allah menjanjikan akan memberikan keselamatan dan pengampunan. Tindakan Allah yang mengampuni umatNya menurut nabi Yeremia akan menghasilkan pertobatan. Tekanannya pemberitaanNya adalah bersifat eskatologis dan berkaitan dengan peristiwa-peristiwa penyelamatan yang dilakukan Allah. Karena itu umat Israel yang terbuang diarahkan untuk memiliki pengharapan akan keselamatan.
            Saudara-saudara…. Dalam kehidupan kita sehari-hari boleh kita melihat banyak sisi kehidupan yang harus dilewati, namun terkadang Allah “mengizinkan” kesukaran itu datang kepada kita dengan maksud supaya kita, setelah mengalami penghiburanNya, kita juga dapat menghibur orang lain dalam kesukaran mereka sebagaimana Allah memberikan penghiburan dan pengampunan kepada bangsa Israel. Kita percaya akan janji Allah bahwa Ia tidak akan membiarkan kita menderita lebih dari kemampuan kita; dan Allah turut bekerja dalam sega hal,  (termasuk penderitaan) untuk mendatangkan kebaikan dari semua penderitaan orang yang mengasihi Dia.
            Saudara-saudara.. sejarah perjalan bangsa Israel menggambarkan bagi kita agar kita lebih peka untuk melihat dibalik penderitaan yang mereka hadapai. Allah benar-benar mengasihi umatNya sekalipun telah ternoda oleh dosa-dosa, namun dalam hal ini perlu di ingat bahwa tindakan kasih karunia Allah lah kepada umatNya Allah menjanjikan akan memberikan keselamatan dan pengampunan. Oleh sebab itu orang percaya yang banyak mengalami kesulitan hidup sebagai ujian bagi imannya akan menjadi orang percaya yang makin tangguh. Hidup yang tanpa cobaan, tidak akan melatih kita untuk menjadi pribadi yang kuat.
            Saudara-saudari dalam Tuhan Yesus Kristus….. ada 3 ciri khas nubuatan para nabi tentang Israel.
  1. Bangsa Israel adalah sebagai umat pilihan Tuhan
  2. Bangsa Israel adalah umat yang setia, sehingga menerima hukuman.
  3. Meskipun bangsa Israel tidak setia, namun Tuhan tetap mengingat janjiNya.
            Ketiga bahagian diatas ini menggambarkan bahwa Allah tetap mengasihi bangsa pilihaNya apapun kondisinya. Demikian juga halnya saudara-saduara sebagai umat Tuhan kita diharapakan agar tetap hidup didalam Tuhan, khususnya  Ditengah-tengah kehidupan kita masing-masing sebagai orang yang beriman pekerjaan dan pelayanan kita dalam setiap bidang ada ATM (Ancaman, Tantangan, Masalah) yang mungkin terkadang membuat iman kita lemah. Namun tidak dapat dipungkiri ATM adalah bahagian kehidupan yang harus kita alami dan kita lalui didalam Iman yang berpengharapan kepada pertolongan Tuhan.
            Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus…Allah mengasihi manusia supaya manusia saling mengasihi . Allah mendamaikan dirinya dengan dunia supaya manusia hidup dalam damai. Allah sangat jelas memberikan keselamatan secara universal bagi orang yang  menerimaNya. Amen.
                                                         

                                                            GI. Tommey Rezeky Padang, S.Th
                                                            Pelayanan GMI Resort Tanah Pinem                                                              Distrik 3 Wilayah I

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar